Showing posts with label agenda jogja. Show all posts
Showing posts with label agenda jogja. Show all posts
Sunday, January 5, 2014

Rangkaian Prosesi Adat Perayaan Maulud di Jogja

Yogyakarta mempunyai tradisi budaya yang unik dalam memperingati Hari Lahir Nabi Muhammad SAW atau Maulud (maulid) Nabi, yaitu Perayaan Sekaten. Perayaan Sekaten ini rutin diadakan sejak tahun 1960-an bertempat di Alun-alun Utara pada bulan Maulud, bulan ketiga pada kalender Jawa. Memilih datang ke Jogja bertepatan dengan perayaan Sekaten ini merupakan pilihan yang tepat. Kita bisa menik mati suasana Pasar Malam yang dibuka sejak bulan Sapar (Kalender Jawa) yang dimeriahkan dengan beberapa wahana permainan lokal seperti Ombak Banyu, Bianglala, Komedi Putar, Rumah Hantu, tong Setan dan permainan lainnya. Selain itu,  ada prosesi inti Perayaan Sekaten yang bisa kita saksikan selama perayaan ini.

Miyos Gongso


Prosesi Miyos Gongso itu mengeluarkan dua perangkat Gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogowilogo dari Kraton menuju Mesjid Gede Kauman.  Dua Gamelan ini dibawa oleh para prajurit dan abdi dalem dari Keraton melalui Siti Hinggil, melewati Alun-alun Utara lalu menuju Mesjid Gede Kauman.  Dua Gamelan ini tidak diletakan bersama, namun Gamelan Kyai Guntur Madu diletakan di  bagian Kidul (Selatan) dan Kyai Nogowilogo diletakan di bagian Lor (Utara). Dengan dikeluarkannya dua gamelan ini sekaligus sebagai penanda dimulainya Sekaten.
Acara ini biasanya mulai menjelang tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB. Jika ingin menyaksikan prosesi ini sebaiknya datang lebih awal sekalian menikmati suasana pasar malam dan mencoba wahana permainan yang ada :D
Prosesi Miyos Gongso ini digelar pada tanggal 5 Maulud atau pada saat ini bertepatan dengan tanggal  7 Januari 2014

Numplak Wajik


Prosesi pembuatan Wajik (makanan khas yang terbuat dari beras ketan dengan gula kelapa) untuk mengawali pembuatan pareden yang digunakan dalam upacara Garebeg Maulud yang merupakan acara puncak nantinya. Prosesi ini diadakan sore hari di Pawon Ageng di halaman bangsal Kemagangan Kidul (selatan) dan harus disaksikan oleh salah seorang saudara Sri Sultan yang menjadi pembesar (pengageng) Kraton Yogyakarta. Uniknya pada prosesi ini diiringi dengan musik ansambel lesung-alu (alat penumbuk padi), kenthongan, dan alat musik kayu lainnya. Setelah Prosesi ini selesai, akan dilanjutkan dengan pembuatan pareden.
Jika ingin menyaksikan acara ini, ada bisa datang ke bangsal Kemagangan Kidul yang letaknya di selatan Keraton Yogyakarta, atau sebelah timurnya Komplek Tamansari. Prosesi ini akan dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2014

Kondur Gongso
merupakan kebalikan dari prosesi Miyos Gongso, dua perangkat Gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogowilogo dikembalikan/pulang kembali ke Kraton setelah ditabuh selama 7 hari di Mesjid Gede Kauman. Ada yang unik dari prosesi ini yaitu akan ada “Sebar Udhik-Udhik” yang dilakukan oleh Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono. Udhik-Udhik terdiri dari beras kuning, uang logam dan bunga. Sebar Udhik-Udhikini melambakan kemurahan hati Sultan untuk memberi kemakmuran kepada rakyatnya.  Disini akan banyak masyarakat yang berebut Udhik-Udhik karena dipercaya akan mendapatkan berkah, ketenangan dan kelancaran rezeki.
Acara ini diadakan malam hari sebelum Grebeg Maulud di pagi harinya atau tepatnya Tanggal 11 Bulan Maulud. Pada kali ini, prosesi ini diadakan pada tanggal 13 Januari 2013

Grebeg Maulud

Merupakan prosesi terakhir dari perayaan Sekaten dan juga merupakan prosesi yang paling ramai didatangi oleh masyarakat dari segala penjuru. Prosesi dimulai jam 07.30 dan diawali dengan Parade Kesatuan Prajurit Kraton Yogyakarta dengan mengenakan pakaian mereka. Sekitar jam 10 akan ada 3 buah Gunungan yang dikeluarkan dari Siti Hinggil menuju Halaman Alun-alun Utara, Mesjid Gede Kauman dan Pakualaman. Gunungan-gunungan tersebut nantinya akan diperebutkan oleh masyarakat karena dipercaya mendapatkan berkah, kelancaran rizki dan ketenangan.

Prosesi ini berlangsung pada tanggal 12 Maulud atau bertepatan pada tanggal 14 Januari 2014. Jika ingin menyaksikan prosesi ini, lebih baik datang pagi, karena agar bisa mendapatkan posisi yang diinginkan. 
Friday, July 12, 2013

Tempat Ngabuburit Asik di Jogja


Gimana puasanya teman-teman, masih lancarkan hehe. Mumpung bulan Ramadhan mau bahas tentang tempat-tempat ngabuburit di sekitaran jogja. Ngabuburit bisa diartikan sih jalan-jalan sambil menunngu waktu berbuka yaitu pas adzan magrib, jalan-jalan pas mau adzan Dzuhur bisa disebut ngabuburit g ya :p. Banyak opsi sih buat ngabuburit di Jogja, bisa ke pantai, ke mall, ke alun-alun, dan pilihan lainnya, tapi kali ini saya mau bahas tempat-tempat ngabuburit yang bisa sekalian cari takjilan atau makanan-minuman berbuka puasa di sekitaran kota Jogja.

1.       Kampung Ramadhan Kauman

Kampung ini pasti sudah tidak asing lagi ya. Kampung yang letaknya strategis yaitu di barat km 0 Jogja atau di sebelah baratnya gedung bank BNI dan Kantor Pos Pusat. Kampung ini sudah terkenal sejak lama sebagai kampung peradaban islam. Aneka jajanan pasar tradisional dan minuman seperti kolak, es blewah dan lain-lainnya tersedia di sepanjang gang Kauman. Karena letaknya yang strategis sudah semestinya tempat ini ramai dikunjungi. Sehabis membeli takjilan di Kampung Ramadhan Kauman kita bisa melanjutkan ngabuburit di sekitaran kawasan Km 0, alun-alun, taman sari dan sekitarnya.


2.       Kampung Ramadhan Jogokariyan

Kampung ini letaknya juga cukup starategis yaitu di selatannya alkid (alun-alun selatan) tepatnya jalan Parangtritis km 2 atau jika anda dari kota Jogja anda bisa melewati  jalan Parangtritis sampai di perempatan SPBU pertama jalan Parangtritis ambil kanan nanti akan terlihat gapura selamat datang di Kampung Ramadhan Jogokariyan. Disini Takjilannya beragam dan lebih banyak  bahkan sampai ada yang menjual peralatan sholat.


3.       Kawasan UGM
Kawasan ini sangat popular untuk mencari takjilan. Selain tempatnya mudah terjangkau jalanannya cukup luas untuk lalu lalang, disini tersedia makanan-minumam ringan untuk berbuka puasa yang beragam bahkan ada makanan “berat” juga tersedia disini. Selain itu disini juga dekat dengan Masjid Kampus UGM jika kita ingin segera menunaikan ibadah solat Magrib.

4.   Jalur Gaza
Letaknya bukan di daerah konflik timur tengah loh, melaikan di sebelah selatan kota Yogyakarta. tepatnya di jalan Nitikan. Penamaan "Jalur Gaza" ini sengaja diambil karena namanya popular dan mudah diingat. Dan ternyata Jalur Gaza disini bukan hanya nama semata, melainkan singkatan dari JAjanan, Lauk, sayUR, Gubhuk Ashar Zerba Ada. hihi kreatif ya. untuk mencapai jalur gaza ini kita bisa melewati jalan taman siswa keselatan melewati dua lampu lalu lintas. Belok kiri lampu lalu luntas kedua dan anda akan sampai di Jalur Gaza :)


5.       Bukit Bintang
Yang ini tempat ngabuburit yang cukup jauh dari pusat kota Jogja (sekitar 30 menit), tapi tempatjuga tempat favorit untuk ngabuburit, berbuka puasa dengan pemandangan yang cukup indah yaitu gemerlap lampu-lampu kota Jogja, juga pemandangan Senja yang indah jika cuaca sedang mendukung. Untuk sampai kesini cukup mudah, kita tinggal melewati jalan Wonosari lurus terus menanjak kea rah Patuk nanti bukit bintang ada disebelah kanan.


Segini dulu ya, tempat-tempat yang lain belum dicoba dikunjungi nih hehe . Ditunggu aja Updatenya ya :)






nb. kalo ada yang punya rekomendasi tempat ngabuburit asik boleh donk dikasih tau lewat kolom komentar ya