Showing posts with label pantai sedahan. Show all posts
Showing posts with label pantai sedahan. Show all posts
Wednesday, February 5, 2014

Pantai Sinden dan Pulau Kalong yang Tersembunyi



Tempat menarik di Gunungkidul tidak ada habisnya. Desember lalu, saya kembali mengunjungi pantai Greweng dan pantai Sedahan  yang letaknya di sebelah timur pantai Wediombo. Selain mengunjungi kembali pantai-pantai tersebut, kami mengunjungi satu lokasi menarik yang tersembunyi letaknya antara pantai Greweng dan Sedahan yaitu Pulau Kalong dan Pantai Sinden. Mengunjungi pantai ini jangan berpikir kalau disini terdapat
gantolenya (foto:denan)
pantai pasir putih untuk bermain-main, karena Pantai Sinden itu sendiri merupakan Pantai Tebing yang berbatasan langsung dengan Laut Samudra Indonesia . Di pantai Sinden terdapat satu pulau kecil bernama Pulau Kalong. Pulau Kalong  berbentuk memanjang dari utara ke selatan terpisah oleh laut dari daratan sekitar 30 meter. Pulau Kalong ini juga tidak ada terdapat pasir pantai. Hanya ditumbuhi semak belukar saja. Sesuai namanya, pulau ini menjadi tempat tinggal para Kalong (Kelelawar).Sama seperti pantai Timang, pantai ini terdapat Gantole yang dipakai untuk menyebrang ke pulau tersebut. Gantolenya pun juga sama, dibuat sangat sederhana, hanya dari kayu sebagai gantole dan tiang penyangganya serta tali tambang sebagai lintasannya. Biasanya warga setempat menyebrang ke pulau ini untuk mencari Lobster atau Memancing. Adanya akses ke menyebrang ke pulau tersebut menjadikan pulau tersebut sebagai salah satu spot favorit untuk memancing. Menurut info yang saya dengar, untuk pergi menyebrang ke pulau tersebut perlu ijin dari kelompok yang membangun Gantole.

Untuk mengunjungi pantai ini perlu tenaga ekstra, karena kita harus berjalan kaki melewati  bukit-bukit pengunungan karst. Dari Jogja kita bisa menempuh rute menuju pantai Wediombo, kita bisa memilih untuk parkir kendaraan di pantai Wediombo atau di Pantai Jungwok. Kami milih parkir di P.Jungwok supaya bisa mempersingkat jalan.  Dari lokasi parkir kami berjalan kaki melewati ladang warga, semak belukar dan naik-turun bukit dan membawa kami menuju pantai Greweng. Dari pantai Greweng kita tinggal mencari jalan setapak naik ke bukit sebelah timur.  Jalan setapak tersebut akan membawa kita menuju pantai Sinden dan Pulau Kalong. Setelah menikmati lokasi ini, kita bisa kembali ke Pantai Greweng atau menuju Pantai Sedahan untuk bersantai dan menikmati pantai berpasir.
naik bukit timur pantai Greweng
susur jalan setapaknya
Perlu diperhatikan, dalam perjalanan menuju kesini, jangan malu bertanya kepada warga sekitar, karena tidak ada petunjuk jalannya. Saat mengunjungi pantai Sinden dan Pulau Kalong, harap berhati-hati, jangan mendekati tepi laut karena kadang angin bertiup kencang yang bisa menggangu keseimbangan kita berdiri. Yang jelas bawa perbekalan cukup terutama air karena di lokasi tidak ada yang menjual makanan dan minuman.
Wednesday, February 13, 2013

Mblusukan ke Pantai Sedahan, Gunungkidul



Gunungkidul memang memiliki pantai-pantai indah, baik yang sudah jadi tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan maupun yang masih tersembunyi. Biasanya pantai-pantai tersembunyi ini memang tidak direkomendasikan untuk wisata secara umum karena akses jalan yang sulit maupun  hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki (mblusukan). Salah satu pantai yang tersembunyi yang saya kunjungi kali ini adalah pantai Sedahan.
perladangan warga

Pantai Sedahan, salah satu pantai yang letaknya di timur pantai Wediombo lebih tepatnya di sebelahnya pantai Greweng. Pantai selalu terbuka untuk siapa saja namun memang bukan pantai untuk wisata karena akses jalannya yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang tekenal surganya pemancing. Jika anda ingin berkunjung ke pantai ini anda bisa menuju pantai Wediombo terlebih dahulu dan memarkirkan kendaraan (lebih baik) di parkiran atas pantai Wediombo. Di samping parkiran atas tesebut ada jalan setapak menuju ke pantai Sedahan. Dari sini anda akan melewati jalan tanpa petunjuk jalan jangan malu bertanya pada warga sekitar yang sedang bekerja di ladang maupun bertemu dijalan. Karena rutenya sama seperti menuju pantai Greweng (tulisan ttg pantai Greweng klik) yaitu melewati perladangan warga setempat lalu melewati hutan Batu (namain sendiri). Saya namakan demikian karena kita akan melewati celah-celah batuan yang tinggi seperti halnya pohon yang tumbuh. Setelah melewati hutan batu tersebut akan ada jalan menaik dan anda akan melihat pemandangan perbukitan dengan pantai selatan yang terlihat di antara sela sela perbukitan. menuruni  perbukitan tersebut akan ada 2 mata air yang satu digunakan warga naupun para pemancing untuk mencuci, mandi dan yang satu lagi untuk minum. Jangan sampai salah menggunakan sumber air tersebut :). Di dekat sumber mata air tersebut ada pertigaan, ambil Kiri untuk ke Sedahan karena jika ke kanan untuk menuju ke pantai Greweng. Setelah mengambil jalan ke kiri tidak lama kemudian kita akan sampai di pantai Sedahan.

Hutan Batu
pemandangan setelah hutan batu

setelah ambil kiri di pertigaan mata air

Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 km kami pun sampai di pantai Sedahan ini. Pantai yang sangat sepi dengan angin yang bertiup saat kami berkunjung lumayan kencang. Pantai ini berbentuk cekung yang terdiri dari pasir putih yang cukup luas dan karang-karang yang ditumbuhi rumput laut, namun saat kami berkunjung ke pantai ini laut sedang pasang sehingga karang dan rumput lautnya tidak terlihat. Jika anda mengunjungi pantai ini jangan lupa membawa bekal karena disini tidak ada penjual makanan maupun minuman. Dan jangan lupa sisa bekal dan sampahnya dibawa pulang lagi ya J

Sampai juga :)

Karena sudah mau sore kami bergegas pulang karena khawatir jika pulang kemalaman jalan yang kami tempuh saat berangkat tak terlihat hehe. Selamat mencoba mengunjungi pantai Sedahan ini