Showing posts with label air terjun tanggamus. Show all posts
Showing posts with label air terjun tanggamus. Show all posts
Tuesday, January 13, 2015

Eksplorasi Potensi Tersembunyi, Air Terjun Talang Ogan, Tanggamus, Lampung


Air Terjun Talang Ogan, salah satu potensi wisata dari sekian banyak potensi wisata tersembunyi di Kabupaten Tanggamus Lampung.  Saya mendapat kesempatan mengunjungi air terjun ini karena ada tugas dari atasan untuk mengsurvei air terjun ini dan potensi apa saja yang ada di dalamnya. Dinamakan air terjun talang ogan karena dulunya sekitar air terjun ini terdapat Talang (perkampungan kecil dalam hutan) dimana masyarakatnya merupakan Suku Ogan.

pak hadi, orang yg mengantar kami ke lokasi air terjun
Air terjun ini berada Gunung Tanggamus tepatnya berdekatan dengan dusun Talang Beringin, Kecamatan Pulau Panggung. Air terjun yang memiliki tinggi sekitar 15 meter ini cukup indah. Air mengalir jernih walau musim hujan sekalipun, susunan batu dan batang pohon yang membuat air mengalir jatuh dengan indahnya terekam oleh kamera yang saya bawa. Tidak hanya itu, ditepian air terjun ini tumbuh pohon bambu dan terdapat jembatan bambu yang mengingatkan saya tentang air terjun Jumog di Karanganyar karena disana pun terdapat jembatan bambu. Jembatan bambu disini sengaja dibangun untuk akses jalan warga sekitar untuk ke sebrang sungai. Jembatan ini mungkin nanti bisa menjadi landmark untuk air terjun ini J.

air terjun Talang Ogan

ini dia jembatan calon landmarknuya :D, sayanya nggak loh
Serunya untuk menuju kesini kita diharuskan berjalan kaki melintasi hutan dan perkebunan kopi selama kurang lebih 30 menit. Terdengar sahut-sahutan serangga hutan, bahkan terdengar suara-suara sahutan siamang. Berjalan kakinya dihutan tidak seperti di hutan belantara. Disini sudah ada akses jalan setapak yang sering digunakan warga untuk berkebun di kebun mereka. Hati-hati jika kesini saat musim hujan karena kondisi jalan menjadi licin.

Air Terjun Tersembunyi

menaiki tebing
Sebenarnya ada satu lagi air terjun yang tersembunyi diatas air terjun ini. Cara mencapai kesana awalnya cukup sulit karena harus menaiki tebing terjal. Setelah sampai diatas air terjun kita tinggal menyelusuri sungai sekitar kurang dari 1 km. Serunya tracking susur sungai bisa sekalian bermain air, kita bisa melihat rimbunnya tumbuhan-tumbuhan rimba hutan. Saking rimbunnya udara sekitar sungai begitu sejuk dan sinar matahari agak sulit tembus. Di tengah perjalanan, kami menjumpai air terjun kecil yang cukup unik, bentuknya seperti anak tangga, sehingga kami pun bisa menaikinya sampai atas. Berjalan menaiki air terjun ini dengan rasa menaiki tangga istana, istana hutan rimba dan saya raja hutannya :D
tolong menolong menuju air terjun tersembunyi
Air Terjun Anak Tangga

Hutan Bambunya
akhirnya terlihat juga, tersembunyi emang lokasinya
Setelah melewati air terjun kecil tersebut, suasana masih agak gelap karena cahaya matahari makin sulit tembus dan kami akhirnya mulai memasuki hutan bambu yang lebat. Ada berbagai jenis bambu tumbuh di kanan kiri sungai yang merupakan tebing. Suasana yang kian mistis melewati hutan rimba dan hutan bambu pinggir sungai sirna, ketika suara air terjun terdengar. Air terjun ini hanya memiliki tinggi sekitar 10 meter, lebih kecil dari air terjun Talang Ogan. air terjun ini meliuk jatuh kebawah dan mengalir lembut di sungai berbatu-batu kerikil. Adanya pohon yang tumbang makin mempercantik air terjun ini. pohon tumbang tersebut kami jadikan tempat duduk untuk menikmati keadaan sekitar. Saat waktunya pulang, kami tidak melewati rute awal karena akan menuruni tebing air terjun Talang Ogan, jadi kami yang dipandu oleh warga setempat menaiki tebing di sisi kiri air terjun karena  diatasny ada jalan setapak yang biasa digunakan warga untuk keluar masuk hutan.


Sebagai catatan kecil, karena memasuki hutan, untuk menuju air terjun  Talang Ogan dan air terjun tersembunyi saya saran untuk mengajak warga setempat (ada kontak personnya jika kalian mau) yang tahu kondisi daerah setempat agar menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Rute menuju ke Air Terjun Talang Ogan
Saya lebih menyarankan untuk menggunakan kedaraan pribadi atau sewaan. Menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan dari kota Bandar Lampung, kita bisa menempuh rute ke arah Kotaagung yaitu Bandar Lampung-Kemiling-Gedong Tataan-Pringsewu-Pagelaran-Talang Padang-Gisting-Gunung Batu-Pasar Gunung Batu-Pekon Talang Beringin.

Jika menggunakan angkutan umum, kita bisa menaiki bus dari pertigaan Pramuka atau terminal Kemiling dengan menaiki bus jurusan Kotaagung, turun di pasar Gisting. Dari pasar Gisting anda bisa meminta ojek mengantar anda sampai desa terdekat dengan air terjun, yaitu Pekon Talang Beringin.


Air terjun ini belum dikelola, belum ada yang menarik retribusi tiket masuk. Untuk penitipan kendaraan pribadi bisa dititipkan di rumah warga di pekon Talang Beringin. Semoga kedepannya air terjun ini dapat dikelola oleh pihak masyarakat sekitar secara lestari sehingga potensi tersebut tidak sia-sia.
Sunday, December 14, 2014

Eksplorasi Wisata Air Terjun Way Lalaan, Tanggamus


Way Lalaan 1
Setelah mendaki lereng Gunung Tanggamus, tempat yang dikunjungi team Tour D’Semaka selanjutnya adalah air Terjun Way Lalaan.

Jika kita bertanya tempat wisata di Kotaagung pada warga sekitar Kotaagung, jawaban mereka kebanyakan “Pantai Terbaya dan air terjun Way Lalaan. Selain air terjun ini terkenal oleh masyarakat setempat, aksesnya juga sangat mudah di jangkau dari pada air terjun lain yang ada di Tanggamus. Tempat wisata air terjun Way Lalaan terletak di pinggir jalan utama Bandar Lampung-Kotaagung.

Gerbang Masuk Wisata Way Lalaan
Rute menuju kesana cukup mudah, Jika dari Bandar Lampung, air terjun Way Lalaan terletak sebelum kita sampai ke Kotaagung, kita hanya tinggal membawa kendaraan melintasi jalan raya Bandar Lampung-Kotaagung, melewati Terminal Kemiling – Gedong Tataan – Gading – Pringsewu – Talang Padang – Gisting – Batu Kramat – Air Terjun Way Lalaan. Setelah melewati daerah Gisting, kita akan melewati daerah Batu Kramat yang ditandai jalan turunan dan berkelok-kelok. Melewati daerah ini saat cerah, kita bisa melihat indahnya pemandangan laut Teluk Semaka. Setelah melewati jalan ini akan ada papan petunjuk dan gerbang selamat datang Wisata Air Terjun Way Lalaan dengan desain ala Tanggamus.

Siapa sangka, lokasi wisata air terjun Way Lalaan ini mempunyai 2 (dua) air terjun loh. Masyarakat sekitar memberi nama Air Terjun Way Lalaan 1 yang terletak di sebelah atas dan Air Terjun Way Lalaan 2 yang terletak disebelah bawah. Banyak wisatawan  hanya mengunjungi Way Lalaan 1 karena keberadaan Way Lalaan 2 tidak diberitahukan oleh pihak pengelola, yaitu Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) setempat. Kalau dilihat-lihat memang akses jalan menuju Way Lalaan 2 memang sulit, harus menuruni bukit yang saya bilang cukup terjal dan perjalanan pulang juga harus menaiki jalan yang terjal itu.

Way Lalaan 1
Air Terjun Way Lalaan 1 memiliki ketinggian sekitar 8-10 meter, dengan hiasan bentuk batu yang alami dan tanaman merambat di sekitar batu membuat air terjun tersebut makin tampak indah. Namun sayangnya wisatawan tidak boleh berenang terlalu ke tengah karena cukup dalam dan kadang terjadi pusaran air. Di lokasi ini terdapat taman yang bisa digunakan untuk bersantai-santai, mengelar tiker menyantap bekal. 
tracking ke Way Lalaan 2
way Lalaan 2 dari atas
Team Tour D’Semaka hanya sebentar menikmati Way Lalaan 1 karena hidangan utama yaitu Duren Tanggamus sudah menunggu diatas :D. Setelah menikmati Way Lalaan 1, kami menyebrangi sungai menuju rute selanjutnya yaitu Air Terjun Way Lalaan 2. Perjalanan cukup menegangkan karena kami diharuskan menuruni lereng yang cukup terjal, apalagi tanahnya licin karena paginya habis hujan. Setelah sampai dibawah, kesulitan menuruni lereng terbayar dengan indahnya Way Lalaan 2. Way Lalaan 2 ini berbeda dengan Way Lalaan 1 dari segi luas, maupun ketinggian air terjun. Tinggi air terjunnya perkiraan saya lebih dari 15 meter. Area untuk berenangnya pun sangat luas, namun hati-hati agak ketengah agak dalam. Ciri khas batuan unik yang ada di Way Lalaan 1 ternyata ada juga disini. Sesampainya di depan air terjun Way lalan 2, beberapa dari kami ada yang langsung menceburkan diri, ada yang mencari sudut foto yang bagus, ada pula yg mulai foto narsis. Cukup lama kami menikmati suasana Air Terjun Way Lalaan 2, kami pun bergegas naik ke atas kembali karena Hidangan Utamanya sudah siap di santap :D
Potret Pemandangan Way Lalaan 2
Si Andi kayaknya galau disini :D
Foto Keluarga Team Tour D'Semaka

Untuk mengunjungi Air Terjun Way Lalaan 2 ini, kita dianjurkan untuk diantar oleh pihak pengelola karena jalur tracknya agak sulit ditempuh. Menurut info yang saya dapat, jika beruntung kita bisa melihat kera atau monyet sedang berenang atau berendam di air terjun ini.